8 Jam yang penuh sejarah di Pulau seribu.

Welcome travelers
September 29, 2015
karena Bali tak selalu tentang indahnya ombak
January 6, 2016

8 Jam yang penuh sejarah di Pulau seribu.

Pulau seribu merupakan kumpulan pulau disekitar Jakarta, dinamakan pulau seribu karena jumlah pulaunya yang memang banyak bahkan masih banyak pulau pulau yang belum ditemukan dan diberi nama 😦 miris ya.. padahal letaknya masih di Ibu kota negara ini.

Nah, di kesempatan ini kami akan eksplore 3 pulau yang dulu pernah menjadi benteng bersejarah dimasa penjajahan Belanda dan Jepang.

Pukul 07.00 pagi kami sudah sampai di Dermaga Muara Kamal, Jakarta Utara.. kadang suka miris dengan kondisi dermaga yang kotor padahal sebetulnya menyimpan potensi wisata yang tidak kecil. Tapi yah sudahlah semoga kedepan dermaga ini bisa lebih baik dan lebih bersih supaya travelers kayak kita bisa lebih nyaman.. yang penting nyampah sembarangan itu ga asik travelers :p

dermaga muara kamal (1) dermaga muara kamal (2)

Pukul 07.45 kami sampai di Pulau Kelor. Dari kejauhan sudah terlihat sisa peninggalan zaman Belanda yaitu benteng yang dibangun VOC untuk menghadapi serangan Portugis di abad ke 17. Seperti ini ni sisa benteng yang hancur akibat meletusnya Gunung Krakatau di tahun 1883.

pulau kelor (4)

Disisi lain dari pulau terdapat pantai pasir putih yang cukup nyaman dengan ombak yang tidak begitu besar. selain itu juga di pulau ini sudah tersedia beberapa gazebo buat para travelers yang tidak mau tersengat panasnya matahari di pulau kelor.

pulau kelor (1) pulau kelor (2)

Destinasi kedua kami lanjutkan ke Pulau Onrust yang berjarak sekitar 15 menit dengan Kapal Kayu dari Pulau Kelor. di Pulau ini semakin banyak saya temui sisa-sisa peninggalan zaman Belanda dan Jepang. di masa penjajahan Belanda Onrust sempat dijadikan tempat Karantina Haji sementara di zaman Belanda Pulau ini dijadikan Pulau Tahanan.

pulau onrust (4) pulau onrust (3)

tapi sayangnya yang lagi-lagi bikin kami miris meringis persis masinis berkumis dengan mata sinis adalah tumpukan sampah dipinggir Onrust yang bikin ga nyaman dimata dan dihidungn😦 jadi toloooonnggg banget untuk travelers yang mau traveling kemanapun sampah harus diletakkan ditempatnya dan bukan di laut, gunung apapun itu deh… ingat ya nyampah sembarangan itu ga asik.

pulau onrust (2)

dan… selepas Shalat Zuhur dan makan siang, kami pun melanjutkan perjalanan ke Pulau Cipir yang hanya berjarak 5 menit saja dari Onrust. Konon di Pulau Cipir ini dulu menjadi RS bagi tahanan yang sakit di Pulau Onrust. Seperti ini ni penampakan sisa bangunan RS nya.

pulau cipir (4)

dan di pulau ini juga kita bisa ngerasain tenangnya air laut karena ombaknya yang ga besar dan nyaman deh untuk renang, tapi hati-hati apalagi untuk travelers yang datang bersama anak karena karangnya yang cukup tajam.

pulau cipir (1) pulau cipir (2) pulau cipir (3)

Dan akhirnya sekitar jam 3 sore kami pun kembali ke kapal kayu. Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 45 menit saya pun tiba kembali di Dermaga Muara Kamal yang masih tetap kotor 😀

 

Salam,

duadventure.com

admweb
admweb
marriage traveler from Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *